TANGERANG – Pernah nggak sih Ladies ditawari asuransi tapi cuma jawab, “Nanti aja deh,” karena ngerasa itu ribet atau belum butuh? Atau mungkin kamu udah punya polis, tapi belum pernah benar-benar dibaca karena bahasanya terasa terlalu teknis?
Nggak apa-apa, kamu nggak sendiri. Banyak perempuan yang sudah aktif secara finansial pun masih menganggap asuransi sebagai sesuatu yang membingungkan atau sekadar formalitas.
Padahal, hidup seringkali datang dengan kejutan. Kita bisa hati-hati di jalan, rutin servis kendaraan, bahkan parkir di tempat yang aman, tapi tetap aja risiko bisa datang tiba-tiba. Mobil tertabrak, terendam banjir, atau bahkan hilang dicuri, semua itu bisa terjadi tanpa peringatan. Oleh karena itu penting miliki asuransi mobil.
“Asuransi bisa diibaratkan seperti ‘expect the unexpected’, di mana kita harus selalu siap menghadapi hal-hal tak terduga dalam hidup. Tidak semua kejutan itu positif, banyak juga yang negatif dan merugikan. Di situlah peran asuransi berfungsi, agar kita dapat mengambil kendali lebih dahulu dengan memitigasi risiko-risiko yang merugikan” tutur Head of PR, Marcomm, & Event Asuransi Astra, Laurentius Iwan Pranoto, Selasa (29/7/2025).
Sayangnya nih Ladies, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tingkat literasi asuransi di Indonesia baru mencapai 45,45%. Sementara angka kepemilikan produk asuransi hanya 28,50%.
Hal ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat belum memahami betul apa itu asuransi, bagaimana cara kerjanya, dan mana produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Banyak juga yang akhirnya membeli produk tanpa tahu apa yang dijamin dan apa yang tidak.
Bagi perempuan, memahami asuransi bukan hanya soal melindungi aset. Ini tentang mengambil kendali atas risiko dalam hidup. Tentang tahu apa yang bisa dilakukan saat hal tak terduga datang. Karena di balik semua peran yang kita jalani, baik sebagai profesional, ibu, partner, maupun individu kita semua butuh rasa aman dan perlindungan yang bisa diandalkan.
Garda Oto Dorong Pemahaman Asuransi Lewat Workshop Interaktif
Melihat pentingnya edukasi ini, Garda Oto sebagai penyedia asuransi kendaraan dari Asuransi Astra menginisiasi kegiatan yang ditujukan bagi media, khususnya jurnalis perempuan. Lewat workshop ALWAYS Garda Oto: Aspiring Insurance Knowledge and Literacy with Garda Oto yang digelar di Sky Lounge Hotel Santika, ICE BSD, Garda Oto menyajikan edukasi menarik seputar asuransi mobil.
Dari pembahasan soal manfaat asuransi, layanan Garda Oto, hingga studi kasus nyata yang membantu peserta memahami isi polis dengan cara yang praktis. Studi kasus dibahas langsung oleh ahlinya di Garda Oto Manager Survey & Garda Siaga Asuransi Astra, Astrid Aggy Hutapea melalui sesi Studi Kasus.
“Pemahaman terkait asuransi hingga polis asuransi ini perlu digaungkan lebih luas lagi, di sini peran rekan media sebagai jembatan informasi untuk mengedukasi masyarakat agar tidak ragu dalam memberikan perlindungan kendaraannya dengan memilih partner berasuransi yang tepat dan sesuai kebutuhan agar selalu merasakan peace of mind,” jelas Iwan.
Dalam sesi workshop ini, peserta diajak untuk membedah delapan studi kasus yang mewakili berbagai situasi nyata di lapangan. Lewat diskusi interaktif, media yang hadir mendapatkan wawasan baru tentang jenis kejadian seperti apa yang bisa dicover oleh asuransi dan mana yang tidak.
Bedah kasus ini menjadi momen penting untuk memperjelas batas perlindungan yang sering kali disalahpahami. Termasuk penjelasan tentang istilah teknis seperti yang ada di Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Bendahara Instansi (PSAKBI).
Selain edukasi, acara ini juga menyediakan Wellness Booth. Sesi ini dilengkapi dengan medical check-up, konsultasi dokter, pijat relaksasi, dan jamu tradisional. Momen ini Garda Oto lakukan sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan para jurnalis yang sehari-hari berjibaku dengan kesibukan peliputan.